Lompat ke konten

Pengenalan Pengembangan Bisnis

  • oleh
pengembangan bisnis

Pendahuluan

Pengembangan bisnis adalah usaha suatu lembaga/organisasi untuk meningkatkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Biasanya praktik dari pengembangan bisnis dilakukan dalam bentuk suatu rencana bisnis.

Dalam penggunaanya rencana bisnis tidak hanya digunakan untuk para pengusaha/produsen saja, tetapi juga oleh investor atau kreditor yg mungkin akan berinvestasi.

Bila investor tidak berminat dan kreditor  tidak percaya dalamrencana kita, maka wirausaha hrs mengandalkan dana sendiri.

Rencana Bisnis yg Lengkap biasanya meliputi:

  1. Penaksiran lingkungan bisnis
  2. Rencana Manajemen
  3. Rencana pemasaran
  4. Rencana keuangan.

Dalam Penaksiran lingkungan bisnis, pengusaha harus jeli melihat keadaan dari geografis tempat usaha dijalankan. Hal itu disebabkan letak geografis mempengaruhi pengembangan bisnis yang nantinya akan dilakukan. Aspek yang meliputi lingkungan dalam rencana pengembangan bisnis adalah:

  1. Lingkungan Ekonomi
  2. Lingkungan Industri
  3. Lingkungan Global

Dalam Rencana Manajemen, Pengusaha harus andal dalam mengelola dan memanfaatkan semua sumberdaya yang ada. Dengan sumberdaya yang baik, maka akan menghasilkan output produksi yang baik sehingga meningkatkan pendapatan perusahaan. Dalam kaitannya dengan Rencana Pengembangan Bisnis, Rencana Manajemen berperan penting untuk mengelola sumberdaya dalam perusahaan yang ada. Aspek yang meliputi Rencana Manajemen adalah:

  1. Struktur Organisasi
  2. Produksi
  3. Sumberdaya Manusia

Dalam Rencana pemasaran, penaksiran terkait pemasaran produk dibutuhkan untuk mengetahui segmentasi pasar dan perilaku konsumen. Aspek aspek yang dibutuhkan dalam rencana pemasaran adalah:

  1. Target pasar
  2. Karakteristik pasar
  3. Penentuan harga
  4. Distribusi
  5. Promosi

Dalam Rencana keuangan pada rencana pengembangan bisnis sangat dibutuhkan untuk melihat kemampuan perusahaan dalam melakukan pengembangan bisnis. Aspek aspek yang meliputi rencana keuangan adalah:

  1. Kelayakan Bisnis
  2. Pendanaan Bisnis

Kewirausahaan.

Kewirausaan adalah suatu profesi yang berasal dari gabungan ilmu pengetahuan yang diperoleh dalam Pendidikan formal dan seni yang berasal dari pengalaman/kerja praktek. Secara etimologis Kewirausahaan berasal dari kata Wirausaha yaitu orang yang mempunyai kemampuan melihat kesempatan-kesempatan bisnis.

Seorang wirausahawan memiliki ciri-ciri kewirausahaan yang diantaranya adalah:

1. Percaya Diri

2. Memiliki Intuisi yang Tajam

3. Berorientasi pada tugas dan hasil dan mengutamakan prestasi

4. Berani mengambil resiko

5. Memiliki jiwa kepemimpinan

6. Berorientasi pada masa depan

7. Tanggap pada perubahan

8. Kreatifitas tinggi

9. Orisinalitas.

Arti penting / manfaat  kewirausahaan

1. Meningkatkan  produktivitas .

2.Meningkatkan  pertumbuhan  ekonomi dan menciptakan pekerjaan.

3.Menciptakan teknologi,produk ( barang dan jasa).

4.Mendrong inovasi.

5.Membantu organisasi bisnis yang bbesar.

Jenis –Jenis Wirausaha :

1. Wira usaha Handal.

          Memiliki Ciri:

          1. Memiliki  rasa percaya diri

2. Mau dan mampu mencari dan menangkap peluang usaha

3. Mau dan mampu bekerja keras dan tekun dlm menghasilkan produk

4. Mau dan mampu berkomunikasi melakukan tawar menawar

5. Mau dan mampu meningkatkan kapasitas diri

2. Wirausaha Tangguh

          Memiliki Ciri:

1. Mampu berpikiur dan bertindak strtategik, adoptif terhadp perubahan dlm  mencari peluang;

2. Berupaya selalu mencari keuntungan  dengan menggunakan berbagai keunggulan utk memuaskan pelanggan.

3. Berusaha mengenali dan dan mengnedalikan kekuatan serta serta kelemahan  perushaan.

4. Berusaha utk selalu meningkatkan kemampuan dan ketangguhan perusahaan

3. Wirausaha  unggul.

          Memiliki Ciri:

  1. Berani mengambil resiko serta mampu memperhitungkannya dlm pengelolaan perusahaan
  2. Berusaha utk selalu mencapai dan menghasilkan  karya bakti yg lebih baik utk pelanggana, pemilik, pemasok, pekerja, masyarakat, bangsa dan negara.
  3. Selalu berusaha meningkatkan keunggulan dan citra perusahaan memalui inovasi baru di bidang usahanya.

Tipe Wirausaha  ada 4 kelompok( Sukanto Tanoto, 1980):

1. Wira usaha yang tidak memiliki bayangan dan cita-cita untk menjadi  besar, yang terpenting adalah untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

2. Wirausaha yang gagal dalam bisnisnya,  Berkembang tapi tidak mampu mengnadilkan.

3. Wirausaha sukses tapi melalikan penggantinya.

4. Wira usaha yg menyadari  usahanya tidak berkembang jika tdk mengembangkan SDM.

Etika Bisnis.

Etika bisnis merupakan cara untuk melakukan kegiatan bisnis, yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan dan juga masyarakat.

Alasan atas Kode Etik:

  • Meningkatkan kepercayaan publik pada bisnis.
  • Berkurangnya potensi regulasi pemerintah yang dikeluarkan sebagai aktivitas kontrol.
  • Menyediakan pegangan untuk dapat diterima sebagai pedoman.
  • Menyediakan tanggungjawab atas prilaku yang tak ber-etika.

Pertimbangan Tanggung Jawab Sosial:

  • Pelanggan

Bagaimana Memastikan Tanggung jawab perusahaan:

  • Tetapkan kode etika.
  • Monitor keluhan pelanggan.
  • Memperoleh umpan balik pelanggan

Bagaimana memastikan tanggungjawab Pemerintah :

  • Peraturan Keamanan Produk.
  • Peraturan Periklanan.
  • Peraturan Persaingan Industri.
  • Pekerja
  • Jaminan Kerja
  • Perlindungan terhadap pelecehan seksual
  • Perlakuan yang sama

Bagaimana memastikan tanggung jawab Bisnis

  • Keluhan Prosedur.
  • Kode etik.
  • UU Ketenaga kerjaan
  • Pemegang saham
  • Meyakinkan tanggung jawab dgn melaporkan keuangan.
  • Dana digunakan dengan baik
  • Kreditor
  • Kewajiban Keuangan.
  • Informasikan kreditor jika mempunyai permasalahan keuangan
  • Komunitas
  • Sponsori acara masyarakat lokal.
  • Sumbangkan kepada masyarakat tidak mampu.
  • Sumbangkan untuk tujuan bidang pendidikan.
  • Lingkungan

Pencegahan polusi udara:

  • Peninjauan kembali proses produksi.
  • Petunjuk Penyelenggaraan pemerintah

Pencegahan polusi daratan:

  • Peninjauan kembali proses peoduksi dan pengemasan.
  • Menyimpan dan mengirim barang sisa beracun ke lokasi pembuangan